pos 2

Hanya Butuh Empat Chord Untuk Memainkan Ratusan Lagu Pop

Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Meskipun begitu, perlu diakui juga bahwa semakin tua usia kita, semakin sulit kemampuan kita untuk belajar hal-hal baru. Perumpamaannya, lebih mudah mengukir di atas batu ketimbang mengukir di permukaan air.

Saat mulai belajar gitar, para pemula biasanya akan mulai dengan belajar lagu yang ia sukai. Terkadang, lagu-lagu ini membutuhkan kunci-kunci yang cukup sulit untuk dilakukan oleh pemula. Seperti kunci A atau kunci B. Posisi jari yang masih demikian kaku, biasanya menyulitkan proses pembelajaran seperti ini.

Chord C, G, Am, dan F pada gitar.
Chord C, Am, F, dan G pada ukulele

Padahal, ada banyak cara untuk memulai belajar gitar. Seperti memulai dengan empat kunci dasar yang cukup mudah dan banyak digunakan dalam lagu-lagu populer. Kunci dasar tersebut adalah kunci C, Am, F, dan G. Tidak hanya pada gitar, empat kunci dasar ini juga berlaku ketika kita ingin belajar memainkan ukulele.

Empat kunci dasar ini memang tidak demikian sulit. Meskipun begitu, dengan empat kunci dasar ini sebenarnnya kita sudah dapat memainkan banyak sekali lagu-lagu populer. Beberapa list lagu yang dapat dimainkan hanya dengan empat kunci dasar tersebut antara lain:

  1. Journey – “Don’t Stop Believing”

  2. James Blunt – “You’re Beautiful”

  3. Alphaville – “Forever Young”

  4. Jason Mraz – “I’m Yours”

  5. Train – “Hey Soul Sister”

  6. Elton John – “Can You Feel The Love Tonight” (Ost. The Lion King)

  7. John Denver – “Take Me Home, Country Roads”

  8. Maroon Five – “She Will Be Loved”

  9. The Beatles – “Let It Be”

  10. Bob Marley – “No Woman No Cry”

Dan masih banyak lagu pop lainnya. Nah, empat chord ini sudah demikian mudah. Sekarang, sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak mulai belajar bermain gitar kan?

Read More

gitar

Semua Tentang Gitar yang Perlu Diketahui Setiap Gitaris

Untuk meraih estetika tertentu dalam berkarya seni, seorang seniman harus benar-benar paham akan sarana-sarana yang ia gunakan, termasuk para gitaris. Kebanyakan gitaris hanya fanatik pada suatu produk hanya karena dipakai oleh idolanya. Ini tentu tidak sepenuhnya dapat dimaklumi, kecuali ia tahu betul mengapa sang idola memakai gitar tertentu. Yngwie Malmsteen dengan Stratocasternya, atau Matt Bellamy dengan Cortnya, misalnya, walaupun mereka memakai gitar tersebut karena terikat kontrak dengan produsen gitar, mereka tidak akan begitu saja menggadaikan karya seninya hanya agar meraup untung dengan mempromosikan produk tertentu. Bahkan, sebenarnya justru produk-produk itu yang mengikuti kebutuhan sound sang gitaris.

Piezoelectric

Terkadang kita masih bingung akan penyebutan jenis gitar. Pasalnya, ada gitar akustik yang diberi pick-up yang kemudian sering orang menyebutnya “akustik-elektrik”. Pick-up yang dipakai pun bisa macam-macam, bisa piezoelectric, bisa juga magnetic. Piezoelectric tidak terlihat karena ditanam di bagian bridge. Berbeda dengan magnetic yang dipasang diantara bridge dan fretboard.

8e04daee364192cc58c8697a20ed9b11

 

Secara umum, magnetic pick-up dibagi menjadi dua, yakni single-coil dengan suara renyah dan double-coil dengan suara yang tebal. Seiring berjalannya waktu, berbagai magnetic pickup berkembang menjadi berbagai macam dengan suara khasnya sendiri-sendiri. Biasanya, setiap gitar elektrik diperkaya dengan dua atau tiga pickup yang masing-masing menangkap suara yang berbeda-beda dari senar yang dibunyikan. Semakin ke arah fretboard, suara semakin renyah, sebaliknya semakin ke arah bridge semakin tebal. Musisi dapat mengatur kombinasi suara pickup dengan volume atau saklar. Adapun mengenai pasif dan aktif, bukan dari pick-up, melainkan instalasi yang ditambahi beberapa komponen untuk membuat suatu pick-up menjadi aktif. Instalasi pick-up EMG berikut ini bisa menjadi gambaran.

Pickup EMG Active

Untuk gitar akustik, body sangat berpengaruh terhadap suara yang dihasilkan, terutama bahan yang dipakai. Semakin padat dan keras bahannya, semakin nyaring pula suara yang dihasilkan. Ada dua macam bahan yang biasa dipakai, yakni solid dan non-solid. Solid merupakan bahan yang benar-benar dipotong dari pohon dan dibentuk tipis sesuai kebutuhan. Biasanya bahan semacam ini relatif mahal dan sulit dicari, akan tetapi suara yang dihasilkan lebih baik daripada non-solid.

Bukan berarti non-solid menghasilkan suara yang buruk, sebab ia dibuat sedemikian rupa menyerupai solid. Bahan non-solid diproduksi oleh pabrik dan distandarisasi untuk layak menjadi tonewood, kelebihan gitar yang memakai bahan ini, selain lebih terjangkau, suaranya pun tidak kalah. Sedangkan untuk gitar elektrik bahan body tidak terlalu berpengaruh, kecuali gitar elektrik dengan hollow body. Adapun mengenai neck, bahan tidak mempengaruhi suara. Neck membutuhkan bahan yang keras dan kokoh, agar tidak bengkong. Biasanya neck memakai bahan maple atau mahogany. Untuk lebih memperkokoh, ditanamlah truss rod.

truss rod

 

Read More