feat

“Adu Domba” Rhoma Masuk Album Religi Gigi

Setelah sukses meluncurkan album religi “Raihlah Kemenangan” (2004), “Pintu Sorga” (2006), kini band rock ini kembali memunculkan “Setia Bersama Menyayangi dan Mencintai”. Jika dalam “Raihlah Kemengan” memunculkan lagu andalan “Perdamaian” aransemen ulang lagu yang dipopulerkan oleh Nasida Ria, lalu “Pintu Sorga” gubahan dari “Bang Toyib” ciptaan Sandy Sulung dan Biing yang dipopulerkan oleh Ade Irma, kini mereka mengaransemen ulang lagu “Adu Domba” milik Rhoma Irama.

Beruntung bagi mereka, sang raja dangdut menyambut baik permintaan keempat personel itu untuk mengaransemen ulang lagunya. “Saat kita mencoba untuk mengurus legalnya mulai dari publishing dan sebagainya, kasarnya dia langsung enggak ada tanda tangan atau apa. Seneng banget Rhoma Irama bisa kasih kepercayaan seperti itu,” ujar Armand yang dikutip kumparan.com.

Gigi menggandeng mantan personelnya untuk ikut rekaman di salah satu lagu. Para mantan personel Gigi yang ikut rekaman yakni Baron (gitar), Opet (bass), Budhy (drum) dan Ronald (drum). “Ini pertama kalinya Gigi rekaman dengan semua personel dari tahun 90’an sampai sekarang, 2017. Baru kali ini kami rekaman bareng dalam satu lagu,” ujar Armand yang dikutip showbiz.liputan6.com.

 

Read More

dara

Dara Puspita yang Mengguncang Eropa

 

888b02cd_dara puspita - list

Nama Dara Puspita dalam kancah musik tanah air kita hari ini, mungkin tidak sepopuler nama Koes Bersaudara atau God Bless. Meskipun begitu, grup musik asal Surabaya ini pernah memukau panggung musik Eropa di medio 60-an. Titiek Adji Rachman, Lies Soetisnowati Adji Rachman, Susy Nander, dan Ani Kusuma, perempuan-perempuan luar biasa inilah yang boleh dibilang sebagai bibit-bibit awal munculnya lady rocker di tanah air.

Perjalanan musik mereka dimulai pada tahun 1964, dengan album pertama yang berjudul Jang Pertama. Album sederhana yang dirilis dalam bentuk piringan hitam. Di album ini, Yok Koeswoyo dari Koes Bersaudara turut menyumbang satu buah lagu berjudul Tinggalkan Aku Sendiri. Karakter musiknya sendiri masih sangat kendara pengaruhnya dari musik-musik rock Barat seperti Everly Brothers atau Rolling Stones, yang memang saat itu sedang cukup populer di kalangan anak muda.

Kurang dari empat tahun sejak awal terbentuknya, Dara Puspita telah memikat banyak penggemar baik di tanah air sendiri ataupun di negara lain. Aksi panggungnya yang cukup atraktif tak pelak menjadikan Dara Puspita sebagai salah satu grup musik yang ditunggu-tunggu penampilannya. Sebagaimana yang telah dijelaskan di awal, puncak karier Dara Puspita begitu terlihat ketika empat perempuan ini melakukan tur musik ke benua Eropa. Dimulai dari Iran, Jerman Barat, Turki, Hongaria, dan diakhiri di Belanda.

Dalam tur musik ini, tercatat lebih dari 250 pertunjukan di 70 kota telah dilakukan oleh Dara Puspita. Singel Ba Da Da Dum dan Dream Stealer yang lahir di sela-sela kesibukan mereka tampil di London, cukup banyak mendapat sorotan karena mendapat sentuhan tidak langsung dari Collin Johnson yang pernah menangani The Beatles di awal-awal kariernya.

Dara Puspita kembali tampil di panggung musik tanah air pada Desember 1971. Bersama Panbers dan The Rollies, mereka memukau 23.000 penonton yang memadati Istora Senayan pada waktu itu. Setelah kesuksesan tur di Eropa, Dara Puspita kembali memuaskan penggemarnya di tanah air dengan tur di beberapa kota besar pulau Jawa, seperti Malang, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan diakhiri di Jakarta. Pertunjukan di Jakarta pada 29 Maret 1972 ini, resmi menjadi akhir dari perjalanan musik Dara Puspita. 

 

Read More

pos

Bisingnya Tokyo Shoegazer dalam Album Crystallize

Sebagian orang mungkin mengenal Jepang dengan keunikan budaya populernya. Dengan cosplay dan animasinya yang seakan menjadi ciri khas negara tersebut. Tapi tidak banyak yang menengok skena musik bawah tanah di Jepang. Lebih-lebih skena musik shoegaze.

Shoegaze sebagai sebuah aliran musik menjadi populer di Jepang sejak periode ’90-an. My Bloody Valentine, band shoegaze asal Amerika, dengan album Loveless adalahi titik mula perkembangan musik shoegaze di Jepang. Besarnya pengaruh musik My Bloody Valentine di Jepang, begitu terlihat, lebih-lebih dengan munculnya album Yellow Loveless pada tahun 2013, yang diisi oleh berbagai band shoegaze Jepang yang sudah cukup matang.

Tokyo Shoegazer sebagai salah satu band yang ikut menyumbang dalam album ini cukup menarik perhatian saya. Band ini dibentuk pada tahun 2010, tapi jauh sebelum itu, para personil didalamnya telah berkecimpung lebih dulu di dunia musik bawah tanah ataupun populer di Jepang. Beberapa personilnya dikenal sebagai punggawa Presence of Soul, acid android, 101A, dan Plastic Tree. Dengan genre dan karakter musik yang jauh berbeda, Tokyo Shoegazer jelas merupakan sebuah proyek eksperimen musik bagi mereka.

Dalam album Crystallize, pengaruh My Bloody Valentine terlihat jelas dalam karakter musik Tokyo Shoegazer. Lagu pertama yang berjudul 299 Addiction, dimulai dengan memainkan beragam jenis instrumen dengan demikian keras dan berisik. Bassline yang cukup sederhana menciptakan karakter yang cukup kuat dalam lagu ini. Lalu, dilanjutkan pada Just Alright, kebisingan yang memang menjadi ciri khas genre musik ini masih terus berlanjut. Eksplorasi noise dan ragam lapis suara yang dihasilkan, membuat lagu ini sangat layak untuk didengar.

Sementara itu, dalam Bright dan Silent Lies, kebisingan yang dirawat dalam lagu-lagu awal mulai ramah telinga. Lebih-lebih dalam Waltz Matilda, variasi gebukan drum dan lapisan noise yang begitu dalam memainkan mood pendengarnya dalam sekejap. Bagian pertengahan album ini, buat saya, begitu terdengar melankolis dan agak depresif.

Free, di penghujung album, menjadi satu-satunya lagu yang terdengar lebih cheerful. Dengan lebih banyak petikan gitar dan suara perempuan, suasana yang dibangun lagu ini benar-benar bertolak belakang dari lagu-lagu sebelumnya. Pada akhirnya, album ini ditutup dengan Back to My Place, dengan pola yang kurang lebih serupa dengan lagu-lagu di pertengahan album. Lagu ini pada akhirnya mampu menutup Crystallize dengan cukup apik.

Read More

pos 2

Hanya Butuh Empat Chord Untuk Memainkan Ratusan Lagu Pop

Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Meskipun begitu, perlu diakui juga bahwa semakin tua usia kita, semakin sulit kemampuan kita untuk belajar hal-hal baru. Perumpamaannya, lebih mudah mengukir di atas batu ketimbang mengukir di permukaan air.

Saat mulai belajar gitar, para pemula biasanya akan mulai dengan belajar lagu yang ia sukai. Terkadang, lagu-lagu ini membutuhkan kunci-kunci yang cukup sulit untuk dilakukan oleh pemula. Seperti kunci A atau kunci B. Posisi jari yang masih demikian kaku, biasanya menyulitkan proses pembelajaran seperti ini.

Chord C, G, Am, dan F pada gitar.
Chord C, Am, F, dan G pada ukulele

Padahal, ada banyak cara untuk memulai belajar gitar. Seperti memulai dengan empat kunci dasar yang cukup mudah dan banyak digunakan dalam lagu-lagu populer. Kunci dasar tersebut adalah kunci C, Am, F, dan G. Tidak hanya pada gitar, empat kunci dasar ini juga berlaku ketika kita ingin belajar memainkan ukulele.

Empat kunci dasar ini memang tidak demikian sulit. Meskipun begitu, dengan empat kunci dasar ini sebenarnnya kita sudah dapat memainkan banyak sekali lagu-lagu populer. Beberapa list lagu yang dapat dimainkan hanya dengan empat kunci dasar tersebut antara lain:

  1. Journey – “Don’t Stop Believing”

  2. James Blunt – “You’re Beautiful”

  3. Alphaville – “Forever Young”

  4. Jason Mraz – “I’m Yours”

  5. Train – “Hey Soul Sister”

  6. Elton John – “Can You Feel The Love Tonight” (Ost. The Lion King)

  7. John Denver – “Take Me Home, Country Roads”

  8. Maroon Five – “She Will Be Loved”

  9. The Beatles – “Let It Be”

  10. Bob Marley – “No Woman No Cry”

Dan masih banyak lagu pop lainnya. Nah, empat chord ini sudah demikian mudah. Sekarang, sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak mulai belajar bermain gitar kan?

Read More

guitar

Cara Mudah Menghafal Chord Gitar

Seorang yang baru belajar gitar pasti banyak mengalami kesulitan ketika pertama kali belajar gitar. Apalagi menghafal, membuat gitar bisa bunyi dengan nyaring pakai chord aja kadang susah. Tapi tenang saja. Belajar gitar memang butuh kesabaran dan ketekunan agar bisa lancar. Bukan hanya belajar gitar, belajar apapun memang harus sabar dan tekun agar cepat bisa mengusai. Nah di sini saya coba untuk sedikit memberikan tips bagaimana cara menghafal chord dengan mudah bagi para gitaris yang baru mulai belajar. Berikut adalah poin dan penjelasannya:

    • Pelajari chord sedikit demi sedikit

Proses dalam menghafal chord tidak dapat dilakukan secara instan. Perlu dipelajari sedikit demi sedikit. Bahkan semua hal kalau yang namanya menghafal sesuatu pasti sedikit demi sedikit. Nah ketika pertama kali belajar gitar, pilihlah 2 chord dahulu. Kalau saya sarankan pelajarilah chord A dan E. Karena chord tersebut menjadi dasar untuk pengembangan chord lain seperti chord-chord yang menggunakan jari telunjuk sebagai pembatas chord (palang). Praktekan secara bergantian sambil dipetik. Tak perlu cepat-cepat, yang penting tepat dalam memainkan chord dengan ciri-ciri semua senar dapat bunyi dengan baik.

    • Pelajari pola dasar pembentukan chord

Chord sebenarnya adalah gabungan tiga nada atau lebih yang dimainkan secara bersamaan yang menghasilkan suara yang harmoni. Nah chord sebenarnya hanya gabungan beberapa nada saja. Contoh chord major dibentuk dengan nada 1 3 5 (do mi sol). Jika kalian belajar dari pembentukan chord, mungkin saja kalian dapat membentuk polanya sendiri tanpa harus mengikuti aturan yang standar. Jadi jika lupa chord tertentu tapi nada pembentuk chord sudah tau, pasti dapat dengan mudah mengingatnya kembali.

    • Belajar dengan lagu

Poin ini adalah hal yang paling enak untuk dilakukan. Belajar gitar dengan lagu favorit kalian akan sangat membantu mengingat chord karena dalam belajar gitar pasti akan sangat menikmatinya. Apalagi lagu yang dimainkan ditujukan untuk pujaan hati.

Read More